Untitled Document

| Home | AM PRO | KPR Syariah | KOPERUMNAS | Marketing Gallery | Booking Online |

   
Rabu, 19 September 2018

 


Amirudin Mahfudz
Contact Center
Jakarta - Indonesia




Rumah

1. Bumi Kertamukti Asri II
2. Cluster Hasanah
3. Perumahan Pesona Aqila
4. Perumahan Puri Harmoni 2

Kavling

1. Kertamukti Asjada
2. Kavling Suila Tahap II
3. Kavling Suila Tahap III
4. Kavling Lantaburro II
5. Kavling Lantaburro III
6. Kavling Desa Durian
7. Kampoeng Kurma

Tanah

Tanah 2.800 m2 di Jl. Cut Mutiah, Kota Bekasi.

Tanah 60.000 m2 di Rawabokor, Dekat Bandara Soekarno-Hatta.

Tanah 55.000 m2 di Jl. Daan Mogot km 13 Jakarta barat

Tanah 28.071 m2, di dekat Perumahan Duta Garden, Jakarta

Tanah 27.500 m2, di Prumahan Duta Garden dekat Bandara Soetta.

Tanah 14.760 m2, di Jl. Daan Mogot, Jakarta Barat.

Tanah 66.504 m2, di Jl. Moh. Toha KM. 2,2 Tangerang.

Tanah 300 ha, di Kec. Rumpin perbatasan Bogor - Tangerang.

Tanah 48 ha, di Pasar Kemis - Tangerang.

Tanah 14,6 ha, di Kalideres - Jakarta Barat.

Tanah 57 ha, di Rajeg, Tangerang

Tanah 380 ha, di Jonggol - Kab. Bogor

Ragam Peluang
Mitra Usaha
Peluang Kerja
Automotif
Fashion
Financial
TIPS & TRIK




Property Syariah itu apa sih ?


Bagaimana sistem syariah pembelian rumah yang seharusnya?
Apa perbedaan antara Property Syariah dengan KPR melalui bank syariah maupun bank konvensional?

Yuk, mari kita simak ulasannya berikut ini..

1. PIHAK YANG TRANSAKSI
Property Syariah : Dua pihak yaitu antara pembeli dan developer
Bank Syariah : Tiga pihak yaitu antara pembeli, developer dan bank
Bank Konvensional : Tiga pihak yaitu antara pembeli, developer dan bank

Maka harus kita cermati, apakah KPR bank baik syariah atau konvensional terjadi transaksi jual beli atau hanya pendanaan dari bank. Jika memang jual beli maka halal dan jika hanya pendanaan bank maka haram.

2. BARANG JAMINAN
Property Syariah : Rumah yang di perjualbelikan/kredit tidak dijadikan jaminan
Bank Syariah : Rumah yang diperjualbelikan/kredit dijadikan jaminan
Bank Konvensional : Rumah yang diperjualbelikan/kredit dijadikan jaminan

Ada ikhtilaf ulama mengenai apakah barang yang diperjualbelikan boleh dijadikan jaminan atau dilarang. Dalam hal ini, Property Syariah mengambil pendapat bahwa rumah yang sedang diperjualbelikan/kredit dilarang dijadikan jaminan.

3. SISTEM DENDA
Property Syariah : Tidak ada denda
Bank Syariah : Ada denda
Bank Konvensional : Ada denda

Dalam Property Syariah tidak boleh ada denda jika ada keterlambatan cicilan karena itu termasuk riba. Dalam jual beli kredit maka sejatinya adalah hutang piutang. Jadi jika harga sudah di akadkan maka tidak boleh ada kelebihan sedikitpun baik dinamakan denda, administrasi atau bahkan infaq sekalipun. Karena ini termasuk mengambil manfaat dari hutang piutang yaitu riba.

4. SISTEM SITA
Property Syariah : Tidak ada sita
Bank Syariah : Tidak ada sita
Bank Konvensional : Ada sita

Dalam Property Syariah tidak boleh melakukan sita jika pembeli tidak sanggup mencicil lagi. Karena rumah tersebut sudah sepenuhnya milik pembeli walaupun masih kredit. Solusinya adalah pembeli ditawarkan untuk menjual rumahnya baik lewat pembeli atau dengan bantuan developer. Jika misal sisa hutang masih 100 juta kemudian rumah terjual 300 juta. Maka pembeli membayar sisa hutang yang 100 juta dan nilai 200 juta adalah hak pembeli.

5. SISTEM PINALTY
Property Syariah : Tidak ada pinalty
Bank Syariah : Tidak ada pinalty
Bank Konvensional : Ada pinalty

Jika pembeli mempercepat pelunasan misal dari tenor waktu 10 tahun kemudian di tahun 8 sudah lunas maka tidak ada penalty dalam Property Syariah karena itu adalah riba. Bahkan ada sistem diskon yang nilainya dikeluarkan saat pelunasan terjadi.

6. SISTEM ASURANSI
Property Syariah : Tidak ada asuransi
Bank Syariah : Ada asuransi
Bank Konvensional : Ada asuransi

Dalam Property Syariah tidak memakai asuransi apapun karena asuransi adalah haram yang didalamnya ada riba, ghoror, maysir dan lain-lain.

7. SISTEM BI CHECKING ATAU BANKABLE
Property Syariah : Tidak ada BI Checking/Bankable
Bank Syariah : Ada BI Checking/Bankable
Bank Konvensional : Ada BI Checking/Bankable

Dalam Property Syariah tidak ada BI Checking/Bankable sehingga sangat memberikan kemudahan bagi calon pembeli yang kesulitan jika melalui sistem BI Checking/Bankable.

8. BIAYA APRAISAL, BIAYA PROVISI BANK,BIAYA ASURANSI PRIBADI, BIAYA ASURANSI RUMAH
Property Syariah : Tidak ada biaya Apraisal, Provisi, Asuransi
Bank Syariah : Ada biaya Apraisal, Provisi, Asuransi
Bank Konvensional : Ada biaya Apraisal, Provisi, Asuransi

Dalam perbankan Syariah maupun konvensional di kenakan biaya opraisal, biaya provisi, biaya asuransi pribadi dan asuransi rumah dengan total biaya kurang lebih 5% dari harga rumah. Dalam Properti Syariah tidak ada biaya seperti tersebut diatas.


Demikian kiranya agar dapat difahami kepada Anda yang ingin membeli rumah atau tanah kavling dengan sistem KPR maka saya sangat merekomendasikan menggunakan KPR Syariah. Lebih mudah, lebih praktis...menguntungkan dan HALAL !

Jika anda berminat untuk Kredit Property dengan sistem Syariah atau keterangan lebih lanjut, Silahkan Hubungi kami :



Kantor Pemasaran :
Jalan Raya Pilar (Warung 1 - Depan Pasar Anatama - Samping J&T) Karang Bahagia, Sukatani, Cikarang - Bekasi.
HP. 08111 862 168




Copyright © 2014 Majusehati.com All Right Reserved
Powered by : MajuSehati.com